Publikreplika.com – Intelektual adalah kecerdasan dan kemampuan yang digunakan untuk berfikir menciptakan ide guna membuat perubahan. Apakah intelektual itu penting?, Sejauh mana peran intelektual dalam merubah mindset?, seperti apa kondisi manusia mengalami tekanan penindasan intelektual?, Dan apa upaya HMI untuk menghapus kan penindasan intelektual?.
Penindasan intelektual adalah penindasan yang dilakukan untuk menghalangi seseorang mencapai kecerdasan.
Terkadang penindasan lahir dari internal kita sendiri yakni pemimpin atau suatu golongan yang menerbitkan suatu program tanpa menganalisa sejauh mana dampak program ini mempengaruhi pola fikir masyarakat, atau sengaja memelihara kebodohan guna kepentingan politis. Contohnya pemerintahan cenderung menyodorkan bantuan berbentuk material,atau bantuan langsung tunai yang berpotensi tidak memberikan masyarakat ruang untuk berfikir dan berkembang.
Berbicara peradaban, ini jelas bertentangan dengan konsep membangun peradaban dan jika berbicara kebijaksanaan pemerintah yaitu kita berbicara bagaimana pemerintah bisa membuka ruang untuk masyarakat bisa berkreatif mencari nafkah secara berkelanjutan.
Menyikapi Hal ini, HMI merespon dengan berbagai upaya. Pertama, perkaderan HMI di lakukan secara intens, agar ruang yang berpotensi menciptakan kebodohan massal berkurang.
Kedua, HMI harus aktif membuka ruang diskusi dengan masyarakat, dengan mengadakan pengajian, seminar atau sosialisasi dan forum-forum lain.
Ketiga, HMI harus aktif menjalankan fungsi agent of control terhadap kebijakan pemerintah. Nah point ketiga ini sangat penting di aktualisasikan oleh kader HMI sebagai misi penyelamatan umat.
𝑀. 𝐹𝒾𝓇𝒹𝒶𝓊𝓈 (𝒮𝑒𝓃𝒾𝑜𝓇 𝒞𝑜𝓊𝓇𝓈𝑒 𝒞𝒶𝒷𝒶𝓃𝑔 𝒟𝓊𝓂𝒶𝒾)










